Review dan Spesifikasi Wuling Confero S ACT

Bersamaan dengan Cortez CT, pabrikan asal China ini turut meluncurkan varian terbaru dari Confero S, yaitu Wuling Confero S ACT (Automatic Clutch Transmission). Dengan varian baru ini, line-up Confero S memiliki varian bertransmisi otomatis, meskipun masih mengandalkan AMT (disebut sebagai e-clutch oleh Wuling) yang sebelumnya digunakan oleh Cortez biasa (non-CT).

Dengan varian baru ini, diharapkan Wuling Confero S ACT dapat menjadi pertimbangan konsumen yang sebelumnya enggan meminang lantaran hanya ada manual. Paling tidak, Wuling Confero S mampu bersaing lebih baik di segmen LMPV melawan para rivalnya seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Honda Mobilio, Suzuki Ertiga, Mitsubishi Xpander, serta Nissan Livina.

Review dan Spesifikasi Wuling Confero S ACT

Eksterior Wuling Confero S ACT

Wuling Confero S ACT masih mengusung desain body yang sama yang cenderung cukup besar bahkan hampir sama dengan Toyota Innova lama. Tidak banyak perbedaan di Wuling Confer S ACT untuk sektor eksteriornya, namun spion kini sudah menggunakan mekanisme pelipatan elektrik. Warna baru yang tersedia juga bertambah, yaitu Aurora Silver.

Bagian depan Wuling Confero S ACT masih terlihat sama, terkesan konvensional namun sedikit elegan. Hanya saja, terasa agak kurang gahar akibat moncong / bonetnya terlalu rendah.

Dari samping, ada dua poin yang membuat Wuling Confer S ACT kurang terlihat proporsi. Pertama adalah moncongnya yang kurang panjang, namun positifnya, ukuran bodi dapat mengoptimalkan ruang kabin.

Poin kedua adalah penggunaan ban 195/60 R15 yang membalut velg alloy 15 inch yang terasa terlalu kecil untuk bodinya yang cenderung bongsor. Untungnya, bodi bongsor ini dilengkapi dengan kaca jendela yang besar sehingga membuat pandangan luas keluar.

Tampak belakang, Wuling Confero S ACT sedikit terasa kotak, namun masih elegan dan tidak kaku. Ditambah dengan penggunaan lampu belakang yang cantik juga.


Interior Wuling Confero S

Bicara soal interior, terdapat perbedaan di Wuling Confero S ACT. Sebelumnya, interior bernuansa black-beige, sekarang pada Wuling Confero S ACT menjadi full black. Kualitas dashboard masih didominasi plastik keras sesuai dengan harga dan kelasnya.

Untuk kelengkapan fiturnya masih cukup lengkap untuk kelasnya, mulai dari head unit layar sentuh berukuran 8 inch, tilt steering, audio steering switch, jok captain seats, hingga TPMS (Tire Pressure Monitoring System). Di baris depan sudah terdapat power outlet 12 V, namun juga dibekali dengan USB charger pada semua baris.

Untuk AC, masih diatur melalui knob putar (belum ada heater) namun sudah ada double blower. Sedangkan untuk keselamatan, Wuling Confero S ACT dibekali dengan dual front airbags, ABS, dan EBD.

Untuk ukuran sebuah LMPV, Wuling Confero S ACT memiliki bodi yang besar dan atap yang tinggi yang berdampak positif pada keleluasaan space kabin. Ruang kaki dan kepala sangat mumpuni untuk semua baris.

Joknya sudah dibalut dengan kulit dan terasa cukup nyaman untuk diduduki, khususnya untuk baris kedua yang sudah mengadopsi jok captain seats. Posisi duduk pengemudi agak tinggi, cenderung commanding, namun sayangnya pengaturan stir masih tilt saja, tidak ada telescopic.


Performa Wuling Confero S ACT

Wuling Confero S ACT dibekali dengan mesin 1500 cc DOHC yang masih sama yang menghasilkan tenaga maksimum sebesar 107 HP pada putaran mesin 5800 rpm dan torsi puncak sebesar 142 Nm pada putaran mesin 3800-4400 rpm. Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi AMT (ACT) 6-percepatan.

Pada dasarnya, tenaga mesinnya cukup mumpuni melajukan MPV berbadan bongsor ini dengan baik. Performanya lumayan, namun tidak spesial. Konsumsi BBM-nya pun juga biasa saja, bukan yang paling irit, namun masih cukup ekonomis untuk kendaraan perang sehari-hari.

Untuk transmisinya, ACT (AMT) atau yang disebut sebagai e-clutch oleh wuling ini memang dasarnya adalah transmisi manual yang kopling dan perpindahan giginya diatur secara elektronik. Oli transmisi yang digunakan pun juga oli transmisi manual.

Karakter transmisi AMT memang kurang halus, mirip dengan orang belajar mobil manual. Namun, dengan teknik yang tepat, transmisi AMT sebenarnya bisa dibuat halus dengan cara mengurangi gas ketika di rpm tertentu saat akan ganti gigi atau bisa menggunakan mode manual.

0 Komentar untuk "Review dan Spesifikasi Wuling Confero S ACT"

Back To Top